Tuesday, July 9, 2013

Berusaha berhenti merokok dengan mengurung kepalanya




Tadi gw baca sebuah artikel ada orang yang ingin berhenti merokok dengan mengurung kepalanya, dan menurut gw awalnya cukup absurd, tetapi setelah dipikir-pikir mungkin ini cara yang baik bagi seseorang yang susah sekali berhenti merokok, buktinya kata sang pengguna (Ibrahim Yucel) itu cara yang efektif baginya. Dia seorang warga kota Kutahya, Turki.
Ibrahim adalah salah satu pecandu rokok yang cukup berat, bayangin aja dari umur 16 tahun dia sudah menjadi perokok aktif. Disaat ayahnya meninggal karena Kanker paru-paru dan saat itu Ibrahim berumur 42 Tahun, Ibrahim berniat berhenti dari kecanduan rokoknya, namun segala cara dicoba dan tidak berhasil, akhirnya dia Membuat kurungan kepala berbentuk jaring yang berfungsi untuk membuat dia tidak bisa merokok. Gw ngebayangin si Ibrahim setiap pagi mesti memasang alat itu ke kepalanya dan pergi beraktifitas, pasti jadi omongan orang terus di jalan. Tapi itulah resiko yang dia ambil untuk membantu dia untuk berhenti merokok.

sisi positif yang bisa gw ambil adalah segala sesuatu yang ingin dicapai membutuhkan juga suatu pengorbanan.

Thanks udah mampir ke blog gw
Gbu

Berhenti merokok dgn mengurung kepalanya

Film Top Secret The Billionaire




Wah ini dia film yang menurut gw cukup inspiratif dan begitu banyak pesan moralnya salah satunya untuk tidak pernah menyerah dan terus berusaha, dan ada beberapa scene dalam film yang pernah gw alamin dalam kehidupan gw walaupun hasilnya tidak sama :p . Awalnya gw tidak tahu kalau film ini berdasarkan dalam kejadian nyata, tadinya gw kira ini hanya film yang berdasarkan khayalan, tp ternyata gw salah besar ahahahaha.



ini sedikit sinopsis filmnya :

JUDUL FILM    : TOP Secret – The Billionaire
DURASI FILM    : 120 Menit
GENRE FILM    : Drama
PEMERAN        :  Pachara Chirathivat (Suckseed), Walanlak Kumsuwan, Somboonsuk Niyomsiri
SUTRADARA    : Songyos Sugmakanan

Pernah mencicipi gurihnya cemilan rumput laut ‘Tao Kae Noi’ ? Jika ya, saya berani bertaruh hanya sedikit dari anda yang mungkin mengetahui siapa pemiliknya. Ya, Ia adalah Aithipat “Top Ittipat” Kulapongvanich, pemuda Thailand yang masih berusia 26 tahun. The Billionaire a.k.a Top Secret adalah film menarik yang akan menceritakan tentang perjuangan Top sebelum ia  menjadi juragan snack rumput laut terlaris di Thailand yang berpenghasilan 800 juta Baht (2,4 Triliun rupiah) per tahun dan mempunyai 2.000 karyawan seperti saat ini, ketika ia masih seorang remaja tanggung 16 tahun pecandu game online yang beruntung bisa memiliki banyak uang karena hobinya itu. Tapi ketika sepak terjangnya di dunia maya itu dihentikan karena di anggap ilegal maka dari sinilah cerita tentang perjalanan Top menjadi milliuner baru saja di mulai.

Tentu saja berlebihan jika menganggap The Billionaire akan mengajarkan anda banyak hal untuk menjadi orang kaya lebih banyak dari apa yang kamu dapatkan di bangku kuliah. Ya, film garapan Songyos Sugmakanan (My Girl dan Phobia2) ini memang berbeda dari kebanyakan film Thailand lain yang akhir-akhir ini lebih banyak menjejali penontonnya dengan komedi romantis. Ia inspiratif, penuh dengan petuah-petuah hebat tentang perjuangan tidak kenal menyerah dan sedikit informasi tentang bisnis dan bagaimana memasarkan daganganmu di supermarket sebesar 7-Eleven.

The Billionaire sudah menghadirkan sebuah narasi menarik di sepanjang kurang lebih 2 jam durasinya. Sangat mengasyikan melihat semuanya berfokus pada perjuangan Top yang keras kepala itu mengejar impiannya untuk menjadi pebisnis handal sembari menolong kedua orangtuanya dengan balutan penyutradaraan apik Sugmakanan dengan gaya  alur majur mundur  dan elemen komedi yang menarik, terlebih mengingat Thailand memiliki kedekatan dengan Indonesia soal kehidupan bermasyarakat dan berbisnis, termasuk bagaimana aktor muda Patchara Chirathivat sukses mencuri semua perhatian penontonnya. Penampilannya jelas lebih baik dari yang sudah dibuatnya di Suckseed.

So, The Billionaire, sebuah film yang menyenangkan dan menyegarkan untuk perfilman Thailand secara keseluruhan. Mungkin terlalu banyak dramatisasi, tapi toh ini hanya sebuah film hiburan. Ya, mudah-mudahan saja Sugmakanan tidak malah mengilhami para penonton mudanya untuk mengorbankan pendidikan dan uang orang tua para penonton mudanya untuk sesuatu yang belum tentu mereka bisa dapatkan hanya dengan modal semangat pantang menyerah saja.
sumber:http://masjur.org.ittelkom.ac.id/resensi-film-the-billionaire/


Gimana keren kan sinopsisnya , apa lagi filmnya .. Bagi yang belum menonton, gw saranin untuk nonton film ini ..
gw jamin gak bakal nyesel walaupun bahasanya Thailand tapi menurut gw worth it lah buat di tonton .
Yowes sekali lagi thanks yah udah mampir di blog gw

Film Top Secret The Billionaire

X Munich Gresca

Review sedikit tentang sepatu futsal X Munich Gresca


Pertama kali beli sepatu ini, dan gw langsung coba, dan yang gw rasain pertama kali nyaman cuman masih butuh break-in dulu soalnya materialnya masih agak kaku dan sepatunya pastinya agak lebih tinggi,dan gw suka itu (gk suka sepatu ceper2)..
setelah gw pake futsal 2-3x dan sebelum main gw pake dulu biar dapet feelnya . baru deh keliatan sangarnya nih sepatu :D


-Shoot : Buat nendang concong mungkin ini yg paling bagus (keras bgt sol depanya) , tp sayang gw bukan tipe concong dan gk suka shooting :p .
-Control : cakep bener, bola nempel trs mungkin karena pake K-Lea
-Kenyamanan : Td gw udah blg ini sepatu nyaman, dan pas dipake buat lari ternyata ini serius sepatu enteng bgt (jadi jangan judge by the cover)
-Durability sangar buat ini sepatu (Gak rugi klo harganya jg mahal :p)
-Modelnya Gahool :p bisa dipake jalan jg , tp gw gk pernah make jalan sih :p





-Passing : karena gw tipikal sering berbagi dengan teman. hampir semua umpan gw dpt diterima baik oleh team gw . so pasti keren dah
-Dribble : Nah klo ini tergantung , soalnya pas gw pake ini menurut gw bagus buat dribble karena gw udah biasa pake spatu tinggi.

Kesimpulan
Tipikal sepatu buat All Around bagus cuma akan bermasalah buat yang biasa gunain sepatu ceper, dan perlu sedikit waktu juga untuk "break in", dan klo suka maen tarkam ini sepatu lo banget dah ... ahahahaha ,, untuk harga yah emang agak sakit hati sih, tp menurut gw worth it kok

Layak dicoba!



Munich Gresca

Resensi Film ”Jomblo”

Judul: JOMBLO
Sutradara: Hanung Bramantyo
Skenario: Salman Aristo, Adhitya Mulya, Hanung Bramantyo
Pemain: Ringgo Agus Rahman, Christian Sugiono, Denis Adhiswara, Rizky Hanggono, Rianti R. Cartwright, Nadia Saphira, Tike Priatna Kusumah
Produksi: SinemArt Pictures

Sebuah karya Hanung Bramantyo yang memotret petualangan cinta empat mahasiswa. Kental dengan pesan moral dan disajikan dengan pendekatan karikatural.
Empat mahasiswa, empat pasang mata, empat keinginan untuk punya pacar dan tidak jadi jomblo. Empat mahasiswa Universitas Negeri Bandung jurusan teknik sipil itu sedang mencari jodoh di kampus sebelah. Sadar bahwa di almamaternya tak ada keadilan gender (jumlah cewek lebih sedikit), mereka pasang mata di kantin, mencari mahasiswi bening dan rupawan.
Sejak awal film, kita langsung saja tahu keempatnya melalui Agus (pendatang baru berpotensi, Ringgo Agus Rahman). Doni (Christian Sugiono) yang ganteng dan banyak pacar berfungsi jadi dokter cinta yang memberi saran bagaimana membuat cewek nyaman. Bimo (Denis Adhiswara yang bersinar) lebih bernyali dengan kepulan cannabis sativa dan mengobrol di telepon. Olip (Rizky Hanggono dengan kemampuan seni peran yang sangat terbatas) lebih suka mengintip cewek pujaan melalui kamera ponselnya. Dan Agus, tokoh kita, banyak omong, banyak kepusingan karena punya dua pacar dan bingung memilih.
Bila kita sudah mulai sebal, bosan, atau abai pada film bertema cinta, ini saatnya boleh mengalihkan perhatian. Film ini sebuah karikatur dalam arti plot dan harfiah tentang cinta lelaki.
Kita kemudian memahami alasan lelaki untuk berselingkuh, alasan lelaki untuk akhirnya mencoba setia, atau bagaimana lelaki bisa bubar persahabatan hanya karena merasa kawasannya diganggu lelaki lain. Dengan kata lain, lelaki menganggap perempuan sebagai teritorinya yang tak boleh disentuh (sementara dia boleh, dong, berkunjung ke kawasan lain).
Tidak banyak yang menyadari keistimewaan Hanung bahkan setelah dia mendapat gelar sutradara terbaik bahwa dia adalah sutradara yang sangat teliti dan sangat memperhatikan kultur Indonesia. Artinya, Saudara-Saudara, dia tak akan mencangkokkan sebuah konsep Amerika dan memaksakan sebuah plot ke sebuah Indonesia. Mungkin karena latar belakangnya di dunia teater atau pengalamannya magang di Teater Populer. Yang jelas, meski film-film yang disutradarainya selalu berkategori ringan, Hanung menggarapnya dengan serius.
Penanganannya terhadap pemain juga serius, meski memang keempat pemain belum tampil merata. Kecuali Rizky Hanggono, ketiga aktor lain tampil bagus. Para pemain perempuan pun bersinar. (Nadia Saphira dan Denis Adhiswara boleh dilirik dengan serius.)
Ciri khas Hanung yang lain adalah filmnya cenderung sangat bermoral. Artinya, tokoh-tokohnya pasti akan memutuskan menjadi orang baik (ada mahasiswa yang membuang kondom meski pacarnya sudah menanti dengan penuh harap, ada mahasiswa yang akhirnya bertahan dengan pacar pertama, dan seterusnya). Doni si tukang bercinta tak lagi sembarangan menumpahkan kelenjarnya, Bimo kualat tak pernah dapat pacar karena tak pede melepaskan kesetiaan ganjanya. Pokoknya, semua ada sebab akibat, deh. Tokoh-tokohnya memang bandel. Tapi baik. Hanung terobsesi membawa pesan baik.
Film yang banyak memakai teknologi mix karikatural dengan tempo cepat ini sebuah cara Hanung berekspresi. Seperti spirit film Y Tu Mama Tambien (2001) karya sutradara Meksiko, Alfonso Cuaron, mengenai cinta, persahabatan, dan seks; juga film American Splendor (2003) mengenai kisah komikus Harvey Pekar.
Referensi klik

Resensi Film Jomblo (2006)

 Potensi Makanan Indonesia
 
sumberfoto:topdunia.com
 

Potensi mengembangkan makanan di indonesia sebenarnya tinggi asal kreatif...karena bahan baku di indonesia melimpah...sayangnya pedagang di indonesia sering jualannya saling membunuh satu sama lain...di satu jalan bisa banyak tukang baso,nasi goreng, sate tapi jualannya banyak yg sama dan saling membunuh...pedagang makanan yg telah sukses harus sering plesiran ke luar negri biar bisa ngembangin makanan di indonesia.. di india martabak mesirnya dalamnya pisang.., di thailand belalang/serangga/Sosis yg berprotein yg di jual kalau indonesia yg kenyang2x bakwan, risol,dll. :) kan enak jajan kalau makanannya menarik..

Potensi Makanan Indonesia

 Permainan Sekarang ? Yasudalah ....


 sumber foto:kompas.com


Permainan dulu banyak fisiknya sehingga mental, kesabaran & menyatu dgn alam lebih dilatih daripada anak kecil sekarang...main dampu,main galasin,matung layangan,main pedang-pedangan, mancing di empang/danau/sungai, nyari keong dirawa, nyari ikan gabus, berenang di danau makam pahlawan, nyebrangin sungai ciliwung, ngurek belut,nyari ikan di comberan,nyari ncu, nyari cilong, bikin mobil kayu, main bola,main karet,main dingdong, main sepeda...wah kalau gua ingat enakan jaman dulu.....anak sekarang cuma main stick sama keyboard-mouse aja....wajarlah mentalnya pada cemen... :))

Permainan Sekarang ? Yasudalah ....

Glockenspiel




Tahun ini gw dapat kado dari pacar gw alat musik yang udah lama gw cari-cari, yaitu Glockenspiel .
Hahahaha seneng banget dapet alat itu, beberapa orang termasuk keluarga gw nanya , kok gw dikadoin itu sih, gw jawab simple "Itu emang barang yg gw cari selama ini !!, dibanding gw minta theremin yang ada cewe gw pasti lebih pusing hahahahaha" dan kebetulan di kabulin ama cewe gw .

Entah kenapa gw suka sama alat musik ini , mungkin karena suaranya yang unik seperti lonceng / bel gitu dah. Klo dibilang seperti mainan yah kayak mainan, tapi klo soal suara yah kaya alat musik sebenernya . klo diliat dari sejarah-sejarahnya glockenspiel perkembangannya dari xylophone yang dibuat mini .*IMO

Klo ada yg pengen denger suaranyanya glocken kayak apa






Thanks udah mampir di blog gw

Glockenspiel

 Pokki

Pernah denger aplikasi framework yang bernama Pokki ? atau gak pernah liat aplikasi ini ? atau pernah tau tapi engga tau fungsinya untuk apa ...

Pokki adalah software apperating system, yang berada diantara Operasi Sistem dan Aplikasi . Sama seperti tombol Start menu pada windows 7 dan operasi sebelumnya. Pokki merupakan alat navigasi alternatif windows yang bisa kita atur sesuai keinginan kita. 

Pokki lebih kaya aplikasi karena pokki memiliki Appstore sendiri, sehingga kita dapat menginstall aplikasi yang tersedia dalam Appstore Pokki . Bila anda pengguna Windows 8 dan butuh fitur start , Pokki merupakan salah satu alternatifnya . karena dia dapat menampilkan aplikasi2 dan folder yang terinstall di PC ditambah dengan App lainya yang tersedia di Appstore Pokki.

Penasaran dong sama pokki, silakan di coba aja buat ngilangin penasaran, kebetulan saya jg make pokki buat windows 7 saya :p .. oh iya app nya yg tersedia jg oke oke loh. 

ini samplenya: 

Ini website nya , gratis kok http://www.pokki.com/

Selamat mencoba :D


Pokki Framework